JUDGE’S DECISION ON WORK TERMINATION DISPUTE IN INDONESIA AFTER CONSTITUTIONAL COURT DECISION NUMBER 37/PUU-IX/2011

Neni Vesna Madjid, Saldi Isra, Kurnia Warman, Mardenis Mardenis

Abstract


Testing the provision of Article 155 section (2) Law Number 13 of 2003 on Manpower has been decided by the Constitutional Court (CC) through decision Number 37/PUU/IX/2011. Prior to the Constitutional Court decision, there are many various interpretations of undetermined clause. The Constitutional Court firmly states that the undetermined clause must be interpreted as “having a permanent legal force ".This study aims to analyze how the judges dismissed dispute of work termination cases in Indonesia after the decision. The research applied juridical normative method  by using secondary data literature such as legal documents, previous studies and other references which are relevant to the judges' decision within the Supreme Court after the Constitutional Court decision. Based on the analysis temporary result, the judges within the Supreme Court in 3 regions (Padang, Pekanbaru and Jakarta Pusat) and the Supreme Court itself are not practically guided by the Constitutional Court decision. It obviously results in the lack of legal certainty for the parties, especially workers.

Keyword: Constitutional Court, Industrial Relation Court, Interpretation, Supreme Court.


Full Text:

PDF

References


Ardian K, R. Nurman. Et.al. “Rekonstruksi Terhadap Sifat Final Dan Mengikat Putusan Mahkamah konstitusi, Jurnal Fiat Justitia. Vol. 10 Issue 4. October-December 2016. P. 789-814;

Arizona, Yance. “Dibalik Konstitusional Bersyarat Putusan Mahkamah Konstitusi”. Jurnal Konstitusi PUSaKO Universitas Andalas. Vol. I No.1. November 2008. P.6-39.

Biky, Ahmad. et.al. 2014. David Vs Goliath (Pembelajaran kasus-kasus strategis di Bidang Perburuhan). Jakarta: LBH Jakarta;

Bintari, Aninditya Eka. “Mahkamah Konstitusi sebagai Negative Legislator dalam Penegakan Hukum Tata Negara”, Jurnal Pandecta, Vol. 8 No. 1. January 2013, P.84-90. DOI: 10.15294pandecta.v8i.2355;

Darmadi, Nanang Sri. “Kedudukan dan Wewenang Mahkamah Konstitusi dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia.” Jurnal Hukum, Vol. XXVI. No. 2. August 2011. P.667-690;

Faiz, Pan Mohamad. “Relevansi Doktrin Negative Legislator”, Majalah Konstitusi. No. 108. February 2016, P. 6-7;

Harun, Refly. “Implikasi Putusan MK Terhadap Proses Legislasi”. Speech. Ceramah Perancangan Peraturan Perundang-undangan dengan tema “Implementasi Putusan MK terhadap proses legislasi Peraturan perundang-undangan”, Friday December 3, 2010.

Hidayat, Arif. “Penemuan Hukum Melalui Penafsiran Hakim dalam Putusan Pengadilan”. Jurnal Pandecta. Vol. 8 No. 2. July 2013. P.154-169. DOI: 10.15294/pandecta.v8i2.2682;

Indrayana, Denny and Zainal Arifin Mochtar, “Komparasi Sifat Mengikat Putusan Judicial Review Mahkamah Konstitusi Dan Pengadilan Tata Usaha Negara”, Jurnal Mimbar Hukum, Vol. 19 No. 3 October 2007. P. 438-454;

Isra, Saldi and Feri Amsari. “Perubahan Konstitusi Melalui Tafsir Mahkamah Konsitusi.”Jurnal Konstitusi PUSaKO Universitas Andalas. Vol. I No. 1. November 2008. P.107-134.

Isra, Saldi. ”Peran Mahkamah Konstitusi dalam Penguatan Hak Asasi Manusia di Indonesia, Jurnal Konstitusi, Vol. 11 Nomor 3, September 2014, P.410-427.

Isra, Saldi, no date, Negative Legislator, retrieved from website: https://www.saldiisra.we.id/index.php/21-makalah/makalah1/302-negative-legislator.html. on February 17, 2018;

Kapitan, Rian Van Frits. “Kekuatan Mengikat Putusan Constitusonal Review Mahkamah Konstitusi terhadap Mahkamah Agung”, Jurnal Masalah-masalah Hukum. Jilid 44 No. 4. October 2015. P. 511-520;

Lailam, Tanto. “Penafsiran Konsitusi Dalam Pengujian Konstitusionalitas Undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar 1945”. Jurnal Media Hukum. Vol. 21 No. 1. June 2014. P.86-106;

Lumbuun, Topane Gayus. “Tindak Lanjut Putusan MK oleh DPR RI”. Jurnal Legislasi Indonesia. Vol. 6 No. 3. September. 2009;

Monteiro, Yosef M. “Putusan Hakim dalam Penegakan Hukum Di Indonesia”. Jurnal Hukum Pro Justitia. Vol. 25 No. 2. April 2007. P.130-138;

Prahassacitta, Vidya. “Makna Upah Proses Menurut Mahkamah Konsitusi Dibandingkan Dengan Beberapa Putusan Mahkamah Agung, kajian Putusan MK Nomor 37/PUU-IX/2011”, Jurnal Yudisial. Vol. 6 No. 3. December 2013. P.207-226. DOI: 10.29123/jy.v6i3.99;

Prang, Amrizal J. “Implikasi Hukum Putusan Mahkamah Konstitusi”, Kanun Jurnal Ilmu Hukum. No. 53 Year XIII. April 2011. P. 77-94;

Priono, Agus. “Penerapan Teori Penafsiran Hukum oleh Hakim sebagai Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Notaris (Studi Atas Putusan Hakim Terhadap Tindak Pidana Akta Otentik)”, Jurnal Pasca Sarjana Hukum UNS. Vol. V No. 2. July-December 2017. P.117-130;

Rahmah, Alef Musyahadah. “Hermeneutika Hukum sebagai Alternatif Metode Penemuan Hukum bagi Hakim untuk Menunjang Keadilan Gender”. Jurnal Dinamika Hukum. Vol. 13 No. 2 May 2013. P.293-306. DOI: 10.20884/1.jdh.2013.13.2.211;

Salim, H. And Erlies Septiana Nurbaini. 2013. Penerapan Teori Hukum pada Penelitian Thesis dan Disertasi. Jakarta: PT. RajaGrafindo;

Siahaan, Maruaraar. “Peran MK Dalam Penegakan Hukum Konstitusi”. Jurnal Hukum. Vol. 16 No. 3. 2009, P.357-378;

Soemantri, Sri. 2004. Kedudukan. Fungsi dan Peran Konstitusi dalam Sistem Ketatanegaraan dalam Hukum dan Kuasa Konstitusi. Catatan-catatan untuk pembahasan RUU MK. Jakarta: KRHN;

Soeroso, Fajar Laksono. “Aspek Keadilan dalam Sifat Final Putusan Mahkamah Konstitusi”, Jurnal Konstitusi. Vol. 11 No. 1. March 2014. P. 65-84;

Supratio, Steven. “Daya Ikat Putusan Mahkamah Konstitusi Tentang Testimonium De Auditu Dalam Peradilan Pidana”. Jurnal Yudicial. Vol. 7 No. 1. 2014. P. 34-52. DOI: 10.29123/jy.v7i1.92;

Susanto, Mei. “Kewenangan Mahkamah Kontitusi sebagai Negative Bugdeter dalam Pengujian Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Jurnal Konstitusi. Vol. 14 No. 4, December 2017, P.729-756;

Tutik, Titik TriWulan. 2010. Kontruksi Hukum Tata Negara Indonesia Pasca Amandemen UUD 1945. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.




DOI: http://dx.doi.org/10.20884/1.jdh.2018.18.2.2029

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





JURNAL DINAMIKA HUKUMIndexed by :

 


 
Jurnal Dinamika Hukum
Faculty of Law, Universitas Jenderal SoedirmanCopyright of Jurnal Dinamika Hukum
Yustisia I Building, Room Number 111ISSN 2407-6562 (Online) ISSN 1410-0797 (Print)
Purwokerto, Central Java, Indonesia, 53122JDH is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License