Local Assistance as Legal Capital Sustainability of The Environment in Bangka Belitung Archipelago Province

Hasmonel Hasmonel, Derita Prapti Rahayu, Faisal Faisal

Abstract


Consideration of the importance of environmental preservation based on local wisdom is an embodiment of the law that lives in the community. The law works and is embedded in a socio-cultural matrix to answer the problem of inventory of local wisdom in the Bangka Belitung Islands Province. Research carried out with a non-doctrinal approach (socio-legal research) is an approach in legal research in which law is conceptualized as an empirical phenomenon observed in the realm of experience. Local wisdom in the Bangka Belitung Islands Province includes those in Bangka Regency (ampak tin), West Bangka Regency (customary sanctions of the jungle bulin), and Belitung Regency (macara taun) as explained above, as a representation of environmental preservation in the Bangka Belitung Islands Province.

 

Keywords: Lokal Wisdom, Environmental Conservation, Bangka Belitung Islands Province.


Full Text:

PDF

References


Barus, Z. (2013). Analisis Filosofis Tentang Peta Konseptual Penelitian Hukum Normatif dan Penelitian Hukum Sosiologis, Jurnal Dinamika Hukum. 13 (2). 307-318.

BPDAS Baturusa Cerucuk, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Critical Land Review Report of Babel Island Province Tahun 2013. Bangka Belitung: BPDAS Baturusa Cerucuk.

Cholillah, J. (2017). Pengelolaan Hutan Berbasis Budaya Lokaldi Dusun Pejam Kabupaten Bangka, Jurnal Society, 5 (1). 45-58.

Daniah, (2016). Kearifan Lokal (Local Wisdom) Sebagai Basis Pendidikan Karakter, Pionir, Jurnal Pendidikan, 5(2). 1-14.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka. (2015). Kelekak Sejarah Bangka. Kabupaten Bangka : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Elvian, A. (2015). Memarung, Panggung, Bubung, Kampung & Nganggung. Pangkal Pinang : Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda Dan Olahraga.

Hakim, M. H, (2016). Pergeseran Orientasi Penelitian Hukum: Dari Doktrinal Ke Sosio-Legal. SYARIAH Jurnal Hukum dan Pemikiran. 16 (2). 105-114.

Muladi, H. D, (2009). Paradigma hukum sosiologis (upaya menemukan makna hukum dari realitas publik ). Jurnal Ilmiah Al -Syir’ah, 7(2). 1-28.

Neolaka, A. (2008). Kesadaran Lingkungan. Jakarta: Rineka Cipta

Irvani, et.al. (2015). Pemetaan Fisik Lingkungan Tambang, Dampak Dan Potensi Yang Dapat Dikembangka, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung. 2 (2). 19-25.

Iskandar, (2011). Aktualisasi Prinsip Hukum Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup Dalam Kebijakan Perubahan Peruntukan, Fungsi, Danpenggunaan Kawasan Hutan, Jurnal Dinamika Hukum, 11 (3). 532-547.

Iswadi, S., et.al. (2012). Kearifan Lokal Dalam Melestarikan Mata Air (Studi Kasus di Desa Purwogondo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal). Jurnal Ilmu Lingkungan, 9(2), 63-68

Chambliss, J. W & Seidman, R. B. (1971). Law, Order and Power, Addison-Wesley Publishing Company, Reading, Massachusetts.

Karim, A. (2017). Mengembangkan Kesadaran Melestarikan Lingkungan Hidup Berbasis Humanisme Pendidikan Agama. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 12 (2). 309-330.

Keraf, S. (2006). Etika Lingkungan. Jakarta : Kompas.

Keraf, S. (2014). Filsafat Lingkungan Hidup, Alam Sebagai Sebuah Sistem Kehidupan. Yogyakarta : Kanisius.

Kritianto, D.S. (2015). Hukum Lingkungan dalam Perkembangan di Indonesia. Bandung : Keni Media.

Latif, Y. (2011). Negara Paripurna, Historisitas, Rasionalitas dan Aktualisasi Pancasila. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Lukito, R. (2008). Tradisi Hukum Indonesia, ctk. Pertama, Yogyakarta : Teras.

Niman, E.M. (2019). Kearifan Lokal Dan Upaya Pelestarian Lingkungan Alam. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio, 11 (1). 91-106.

Mulyani, L. (2010). Pendekatan Sosial Dalam Penelitian Hukum, Jurnal Masyarakat & Budaya, 12 (3). 35-56.

Muzairi. (2014). Dimensi Pengalaman Mistik (Mystical Experience) Dan Ciri-Cirinya. Religi, 10 (1). 51-66

Njatrijani, R. (2018). Kearifan Lokal Dalam Perspektif Budaya Kota Semarang. Gema Keadilan, 5(1), 16-31.

Puji, E. W. (2017). Pemikiran Hukum Spiritual Pluralistik, Edisi Khusus. Yogyakarta: Thafa Media.

Prapti, R. D. (2016). Kearifan Lokal Tambang Rakyat Sebagai Wujud Ecoliteracy Di Kabupaten Bangka, Jurnal Hukum Ius Quia Iustum. 2 (23). 320 – 341.

Prapti, R. D. Dkk.(2019). Rekonstruksi Partisipasi Masyarakat Dalam Perizinan Pertambangan Rakyat Berbasis Nilai Kearifan Lokal (Studi Kasus Izin Pertambangan Rakyat Di Kabupaten Belitung Timur), Prosiding Seminar Hukum Dan Publikasi Nasional (Serumpun), 1 (1), 446-457.

Purwadianto, A. et.al. (2004). Jalan Paradoks : Visi Baru Fritjof Capra Tentang Kearifan dan Kehidupan Modern, Teraju, Mizan. Bandung.

Susilo, R. K. D. (2009). Sosiologi Lingkungan. Edisi Pertama. Jakarta: Rajawali Press.

Rahardjo, S. (2006). Hukum Dalam Jagat Ketertiban. Jakarta : UKI Press.

Ridawan & Indrawan, J. (2014). Integrasi Otonomi Daerah Dengan Kearifan Lokal Sebagai Usulan Upaya Pencegahan Konflik Bagi Pemerintahan Baru Indonesia Pasca-Sby (Studi Kasus: Harmonisasi Kehidupan Masyarakatdi Kota Mataram, Masyarakat Indonesia, 40 (2). 177-190.

Ritzer, G. (1992). Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda. Jakarta: Rajawali Pers.

Rose-Ackerman, S. (1995). Public Law Versus Private Law In Environmental Regulation: European Union Proposals In The Light Of United States Experience, Public V. Ph’uate Enoironmental Regulation, 4 (4), 312-320

Saptomo, A. (2010). Hukum Dan Kearifan Lokal, Revitalisasi Hukum Adat Nusantara. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Sawitri, H.W dan Bintoro, R.W, Sengketa Lingkungan dan Penyelesaiannya, Jurnal Dinamika Hukum. 10 (2). 163-174.

Siahaan, N.H.T. (1983). Beberapa Upaya Dan Perhatian Dalam Pemeliharaan Dan Pelestarlan Lingkungan, Jurnal Hukum Dan Pembangunan. 13 (4). 307-315.

Siombo, M. R, (2011) Kearifan Lokal dalam Perspektif Hukum Lingkungan, Jurnal Hukum. 18 (3). 428 - 443

Sufia, R, et.al. (2016). Kearifan Lokal Dalam Melestarikan Lingkungan Hidup (Studi Kasus Masyarakat Adat Desa Kemiren Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi). Jurnal Pendidikan, 1 (4). 726—731

Suparmini. dkk. (2013). Pelestarian Lingkungan Masyarakat Baduy Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Penelitian Humaniora, 18 (1). 8-22.

Syarif, E. (2017). Pengelolaan Lingkungan dalam Perspektif Kearifan Lokal Masyarakat Adat Karampuang Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan, Jurnal Sainsmat, 6 (2). 49-55

Utomo, G. P. (n.d.). PENYELAMATAN LINGKUNGAN HIDUP DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG. Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum | Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Retrieved March 8, 2021, from http://jdih.babelprov.go.id/Content/Penyelamatan-Lingkungan-Hidup-Di-Provinsi-Kepulauan-Bangka-Belitung.

Warassih, E., et.al. (2018). Sustainable Fishery Campaign by Small-Scale Fishers: A Case Study on Law Protection on Small-Scale Fishers in Morodemak Village, Demak District, Central Java Province, Indonesia, Environmental Justice, 11 (3). 114-117.

Yuniant0, B, (2009) Kajian Problema Pertambangan Timah Di Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Sebagai Masukan Kebijakan Pertimahan Nasional . Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara. 5 (3). 97-113.




DOI: http://dx.doi.org/10.20884/1.jdh.2020.20.1.2730

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





JURNAL DINAMIKA HUKUM Indexed by :

 
Jurnal Dinamika Hukum
Faculty of Law, Universitas Jenderal SoedirmanCopyright of Jurnal Dinamika Hukum
Yustisia I Building, Room Number 111ISSN 2407-6562 (Online) ISSN 1410-0797 (Print)
Purwokerto, Central Java, Indonesia, 53122JDH is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License