Making Contracts by the Board of Commissioners to Represent Limited Liability Companies in Commercial Transactions

Mitchell Hans

Abstract


The supervisory board is eligible to represent a limited liability company, within and outside the court, including forming a contract in a commercial transaction, pursuant to its articles of incorporation and approval from its general meeting of shareholders if all directors are unavailable, involved in any conflict of interest, or suspended. According to the explanation, this article discusses the validity of the contract formed by the supervisory board dan its legal consequences. For addressing such issues, conceptual and statute approaches are adopted. After the analysis, the contract concluded by the supervisory board remains valid and binding if it fulfills requirements for the valid contract, laws, and the articles of incorporation. Therefore, the supervisory board is capable of acting on the company’s behalf under relevant rules. As a suggestion, the supervisory board is required to understand and exercise its authority in accordance with laws and related articles of incorporation.

 

Keywords: supervisory board; contract; limited liability company


Full Text:

PDF

References


Afrilla, Y., Rinaldi, Y., Suhaimi. (2019). Perlindungan Hukum yang Seimbang dalam Perjanjian Bangun bagi yang Dibuat dengan Akta Notaris. Jurnal IUS. 7 (3). 452-464.

Cindawati. (2014). Prinsip Good Faith (Itikad Baik) dalam Hukum Kontrak Bisnis Internasional. Mimbar Hukum. 26 (2). 181-193.

Fauzansyah, T., Yahya, A., Jauhari, I. (2019). Perlindungan Hukum terhadap Konsumen Pembelian Rumah melalui Perjanjian Pengikatan Jual Beli. Jurnal IUS. 7 (2). 274-281.

Harahap, M. (2011). Hukum Perseroan Terbatas. Jakarta: Sinar Grafika.

Hernoko, A. Y. (2013). Hukum Perjanjian: Asas Proporsionalitas dalam Kontrak Komersial. Jakarta: Kencana.

Holijah. (2019). Asas Kebiasaan Pemberian Uang Panjar dalam Transaksi Jual Beli Era Pasar Bebas. Mimbar Hukum. 31 (1). 31-44.

Ibrahim, J. (2011). Doktrin Ultra Vires dan Konsekuensi Penerapannya terhadap Badan Hukum Privat. Jurnal Dinamika Hukum. 11 (2). 243-257.

Innaka, A., Rusdiana, S., Sularto. (2012). Penerapan Asas Itikad Baik Tahap Prakontraktual pada Perjanjian Jual Beli Perumahan. Mimbar Hukum. 24 (3). 504-514.

Isnaeni, H. M. (2018). Seberkas Diorama Hukum Kontrak. Surabaya: Revka Petra Media.

Isnaeni, H. M. (2020). Mutu Manikam Asas Hukum Kontrak. Surabaya: Revka Prima Media.

Kurniawan, F. (2017). An Annulled Award Cannot Be Enforced under the New York Convention. Jurnal Dinamika Hukum. 17 (2). 171-180.

Kurniawan, R. A., Imanullah, M. N., Sudarwanto, A. S. (2020). Karakteristik Perjanjian Guaranteed Stock Berdasarkan Konsep ‘Niat untuk Menciptakan Hubungan Hukum’ (Komparasi dalam Sistem Hukum Common Law dan Civil Law). Arena Hukum. 13 (1). 45-58.

Kurniawan. (2012). Tanggung Jawab Direksi dalam Kepailitan Perseroan Terbatas Berdasarkan Undang-Undang Perseroan Terbatas. Mimbar Hukum. 24 (2). 187-375.

Kurniawan. (2014). Tanggung Jawab Pemegang Saham Perseroan Terbatas Menurut Hukum Positif. Mimbar Hukum. 26 (1). 70-83.

Mulyati, D. (2017). Pelaksanaan Perjanjian Pemisahan Harta dalam Perkawinan Warga Negara Indonesia dengan Warga Negara Asing. Jurnal IUS. 5 (2). 264-282.

Mundzir, H. (2016). Harmonization Concept of Good Corporate Governance and Company Culture. Jurnal Dinamika Hukum. 16 (1). 85-91.

Pertiwi, E. (2018). Tanggung Jawab Notaris akibat Pembuatan Akta Nominee yang Mengandung Perbuatan Melawan Hukum oleh Para Pihak. Jurnal IUS. 6 (2). 246-258.

Prasetya, S.H., Prof. Dr. Rudhi. (2013). Perseroan Terbatas Teori dan Praktik. Jakarta: Sinar Grafika.

Purwadi, A. (2015). Good Intention on Electronic Contract through E-commerce. Jurnal Dinamika Hukum. 15 (7). 297-303.

Putra, J. K., & Alfathania, R. (2020). Asas Kebangsaan dalam Perjanjian Nominee untuk Memperoleh Hak Milik atas Tanah. Jurnal IUS. 8 (2). 328-335.

Sanjaya, U. H. (2019). Good Faith on Contract Performance. Arena Hukum. 12 (3). 500-523.

Setiawan, I. K. I., & Sjafii, R. I. R. (2019). Keabsahan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perpanjangan Jangka Waktu Berdirinya Perseroan yang Melewati Batas Hari. Jurnal IUS. 7 (3). 466-476.

Subekti, T. (2008). Batasan Tanggung Jawab Direksi atas Kerugian Perusahaan. Jurnal Dinamika Hukum. 8 (2). 21-28.

Sujatmiko, A. (2008). Prinsip Hukum Kontrak dalam Lisensi Merek. Mimbar Hukum. 20 (2). 251-265.

Sujatmiko, A. (2010). Perjanjian Lisensi Merek Terkenal. Mimbar Hukum. Mimbar Hukum. 22 (2). 252-264.

Supriyadi. (2016). Kedudukan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Hak atas Tanah dalam Perspektif Hukum Pertanahan. Arena Hukum. 9 (2). 203-225.

Wagian, D. (2015). Pembaharuan Hukum Kontrak dalam Peraturan Perundang-undangan di Indonesia. Jurnal IUS. 3 (7). 172-189.

Wardhana, G. P. (2019). Pertanggungjawaban Harta Pribadi Pemegang Saham Perseroan Terbatas di Indonesia. Arena Hukum. 12 (1). 1-22.

Widyantoro, V. G., & Kurniawan, F. (2020). Perkembangan Prinsip dan Tanggung Gugat dalam Kontrak Kerja Pekerjaan Konsruksi. Arena Hukum. 13 (1). 157-180.




DOI: http://dx.doi.org/10.20884/1.jdh.2020.20.1.2828

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





JURNAL DINAMIKA HUKUM Indexed by :

 
Jurnal Dinamika Hukum
Faculty of Law, Universitas Jenderal SoedirmanCopyright of Jurnal Dinamika Hukum
Yustisia I Building, Room Number 111ISSN 2407-6562 (Online) ISSN 1410-0797 (Print)
Purwokerto, Central Java, Indonesia, 53122JDH is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License