THE SHIFT OF KARO ADAT INHERITANCE LAW ON DAUGHTER AND WIDOW’S PORTION

Rosnidar Rosnidar, Afrita Afrita, Zulkifli Zulkifli

Abstract


Supreme Court Verdict No. 179 K/Sip/ 1961 states that son and daughter have equal portion of inheritance. Then, the Supreme Court Verdict No. 100 K/Sip/1967 stated that  a widow is the recipient of her deceased husband’s legacy. The research formulates the following questions; What is the status of a daughter and widow in relation to the inheritance of her parent/ husband legacy in Karo communities after the Supreme Court Verdict No. 179 K/Sip/ 1961 and Supreme Court Verdict No. 100 K/Sip/ 1967 that have been implemented? How does the inheritance law develop recently? These questions will be addressed empirically by a descriptive analytical method. The shift of adat inheritance law occurs post Supreme Court Verdict No. 179 K/Sip/ 1961 which puts the equal right for both son and daughter. Besides, the post Supreme Court Verdict No. 100 K/Sip/ 1967 states the widow is the recipient of her deceased husband’s legacy.

Keywords  : Karo adat inheritance law, daughter/widow, Supreme Court Verdict


Full Text:


PDF View

References


Aisah, Nur, “Tinjauan Hukum Tentang Kedudukan Janda Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata”, Jurnal Ilmu Hukum Legal Opinion, Vol. 2 Year 2014 4th Edition, Palu : Faculty of Law, Universitas Tadulako

Arihta, Yopita, “Kedudukan Anak Angkat Dalam Pewarisan Menurut Hukum Adat Batak Karo di Desa Ajibuhara Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Tanah Karo”, JOM Fakultas Hukum, Vol. II, No. 1, Pebruari 2015, , Riau: Faculty of Law Universitas Riau

Azni, “Eksistensi Hibah dan Posibilitas Pembatalannya Dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia”, An-Nida’ Jurnal Pemikiran Islam, Vol. 40, No. 2, July-August 2015, Pekanbaru: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau.

Badri, R. Perkawinan Menurut Undang-Undang Perkawinan dan KUH Perdata, Amin:Surabaya, 2005

Firdaus, M, “Pembaharuan Hukum Waris Islam di Era Kontempore”, Istinbath, Jurnal Hukum Islam, Vol. 14, No. 1, June 2015, Mataram: Institut Agama Islam Mataram.

Haries, Akhmad, “Analisis Tentang Studi Komparatif Antara Hukum Kewarisan Islam dan Hukum Kewarisan Adat”, Jurnal Fenomena, Vol. 6, No. 2, Year 2014, Samarinda: Institut Agama Islam Negeri

Hilman, 1980, Hukum Waris Adat, Bandung, Alumni

Idris, Muh. “Implementasi Hukum Waris dan Pengajarannya Pada Masyarakat Kec. Poleang Tengah Kab. Bombana (Perbandingan Antara Hukum Adat, Hukum Islam dan Hukum Perdata)”, Jurnal Al-‘Adl, Vol. 8, No. 1, January 2015, Banjarmasin: Faculty of Law Universitas Islam Kalimantan

Irianto, Sulistiyowati, 2005, Perempuan Dalam Pilihan Hukum, Jakarta:Yayasan Obor Indonesia

Jefri Deda, Andreas, dan Suriel Semuel Mofu, “Masyarakat Hukum Adat dan Hak Ulayat di Propinsi Papua Barat sebagai Orang Asli Papua Ditinjau dari Sisi Adat dan Budaya; Sebuah Kajian Etnografi Kekinian, Jurnal Administrasi Publik, Vol. 11, No. 2, October 2014, Bandung: Universitas Parahyangan

Kamilah, Anita dan M. Rendy Aridhayandi, “Kajian Terhadap Penyelesaian Sengketa Pembagian Harta Warisan Atas Tanah Akibat Tidak Dilaksanakannya Wasiat Oleh Ahli Waris Dihubungkan Dengan Buku II Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tentang Benda (Van Zaken)”, Jurnal Wawasan Hukum, Vol. 32, No. 1, February 2015, Bandung: Sekolah Tinggi Hukum Bandung

Komari, “Eksistensi Hukum Waris di Indonesia: Antara Adat dan Syariat”, Jurnal Asy-Syari’ah, Vol. 17, No. 2, August 2015, Bandung: Asosiasi Sarjana Syariah Indonesia (ASSYI) cooperated with Syari'ah dan Law Faculty Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Muazzin, “Hak Masyarakat Adat (Indigeneous People) atas Sumber Daya Alam: Perspektif Hukum Internasional”, Padjadjaran Jurnal Ilmu Hukum, Volume 1, No 2, Year 2014, Bandung: Universitas Padjadjaran

Ndulo, Muna, “Customs, and Women’s Rights”, Journal African Customary Law, Cornell Law Faculty Publications, 2011

Purba, Rehngena, Hukum Adat Dalam Yurisprudensi, disampaikan pada “Seminar Tentang Refitalisasi dan Reinterpretasi Nilai-nilai Hukum Tidak Tertulis dan Penemuan Hukum”, was conducted on 28-30, 1978, in Makasar, Sulawesi Selatan

Rosmidah, “Pengakuan Hukum Terhadap Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat dan Hambatan Implementasinya”, online-journal.unja.ac.id, Jambi: Faculty of Law Universitas Jambi

Slaats, Herman, dan Karen Portier, 1992, Traditional Verdict Making and Law, Yogyakarta, Gadjah Mada University Press

Soekanto, Soerjono, Hukum Adat Indonesia, Rajawali, Jakarta, 1981

Sudaryanto, Agus, “Aspek Ontologi Pembagian Waris dalam Hukum Islam dan Hukum Adat Jawa”, Jurnal Mimbar Hukum, Vol. 22, No. 3, October 2010, Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada

Susylawati, Eka, “Kedudukan Janda Dalam Hukum Waris Adat Pada Masyarakat Parental”, Jurnal Al Ihkam, Vol. IV No. 2 December 2009, Mataram: Institut Agama Islam Mataram

Zubair, Asni, “Praktik Pembagian Harta Warisan Masyarakat di Kelurahan Macanang Kecamatan Tanete Riattang Barat”, Jurnal Hukum Keluarga Islam, Vol. I, No. 1, November 2014, Jombang:Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum Jombang




DOI: http://dx.doi.org/10.20884/1.jdh.2016.16.3.582

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





JURNAL DINAMIKA HUKUM Indexed by :
Crossref logo
 
   
   
   
   
   
  

 
Jurnal Dinamika Hukum
Faculty of Law, Universitas Jenderal SoedirmanCopyright of Jurnal Dinamika Hukum
Yustisia IV Building, Law Journal CenterISSN 2407-6562 (Online) ISSN 1410-0797 (Print)
Purwokerto, Central Java, Indonesia, 53122JDH is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License